Bulan Ramadhan adalah bulan penuh keberkahan yang dinanti oleh seluruh umat Islam. Pada Ramadhan 1447 H (2026), kita kembali diberi kesempatan oleh Allah SWT untuk meningkatkan iman dan ketakwaan melalui berbagai ibadah yang dianjurkan. Agar tidak menyia-nyiakan bulan mulia ini, penting memahami dan menjalankan Amalan Utama Puasa Ramadhan 1447 H sesuai tuntunan Al-Qur’an dan Sunnah.
Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Baqarah ayat 183:
“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”Ayat ini menegaskan bahwa tujuan utama puasa adalah mencapai ketakwaan. Berikut panduan lengkap amalan utama yang dapat kita prioritaskan.
Mengapa Perlu Memahami Amalan Utama Puasa Ramadhan 1447 H?
Ramadhan bukan sekadar rutinitas tahunan. Ia adalah momentum perubahan diri. Dalam hadits riwayat Shahih Bukhari dan Shahih Muslim, Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” Karena itu, memahami Amalan Utama Puasa Ramadhan 1447 H membantu kita fokus pada ibadah yang paling bernilai dan berdampak besar.1. Meluruskan Niat dan Menjaga Keikhlasan
Rasulullah SAW bersabda:“Sesungguhnya setiap amal tergantung niatnya.” (HR. Shahih Bukhari)Puasa harus dilandasi keikhlasan karena Allah SWT. Tanpa niat yang benar, amalan tidak bernilai di sisi-Nya. Tips praktis:
- Niat sebelum fajar
- Hindari riya
- Perbanyak muhasabah
2. Memperbanyak Tilawah Al-Qur’an
Ramadhan dikenal sebagai bulan Al-Qur’an. Allah berfirman dalam QS. Al-Baqarah ayat 185 bahwa Al-Qur’an diturunkan pada bulan Ramadhan sebagai petunjuk bagi manusia. Target realistis:- 1 juz per hari
- 4 halaman setelah setiap shalat wajib
- Khatam minimal 1 kali selama Ramadhan
3. Shalat Tarawih dan Qiyamul Lail
Rasulullah SAW bersabda:“Barang siapa mendirikan shalat malam di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Shahih Muslim)Usahakan:
- Tarawih berjamaah
- Menyempurnakan witir
- Qiyamul lail di 10 malam terakhir
4. Memperbanyak Doa, Terutama Saat Berbuka
Dalam hadits disebutkan bahwa doa orang yang berpuasa tidak tertolak saat berbuka (HR. Tirmidzi). Waktu mustajab:- Menjelang berbuka
- Sepertiga malam terakhir
5. Bersedekah dan Memberi Makan Orang Berpuasa
Rasulullah adalah manusia paling dermawan, terutama di bulan Ramadhan (HR. Shahih Bukhari). Keutamaan:- Pahala seperti orang berpuasa
- Membersihkan harta
- Membantu sesama
6. Menjaga Lisan dan Akhlak
Rasulullah SAW bersabda:“Barang siapa tidak meninggalkan perkataan dusta dan perbuatan buruk, maka Allah tidak butuh ia meninggalkan makan dan minumnya.” (HR. Shahih Bukhari)Puasa adalah latihan pengendalian diri.
7. I’tikaf dan Mencari Lailatul Qadar
Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Qadr ayat 3:“Lailatul Qadar lebih baik dari seribu bulan.”Rasulullah beri’tikaf pada 10 hari terakhir Ramadhan (HR. Shahih Bukhari).
8. Memperbanyak Istighfar dan Taubat
Ramadhan adalah bulan pengampunan. Perbanyak:- Istighfar
- Shalat taubat
- Muhasabah harian
9. Menunaikan Zakat dan Zakat Fitrah
Zakat fitrah wajib ditunaikan sebelum shalat Id. Tujuannya membersihkan jiwa dan menyempurnakan puasa. Pastikan:- Dibayar tepat waktu
- Sesuai ketentuan syariat
10. Membuat Target dan Evaluasi Ibadah Harian
Contoh checklist:- Tilawah 1 juz
- Shalat Dhuha
- Sedekah harian
- Dzikir pagi petang
- Tarawih berjamaah
- Evaluasi setiap malam agar konsisten.
Kesalahan yang Harus Dihindari
- Lalai di 10 hari terakhir
- Fokus pada makanan berbuka
- Begadang tanpa ibadah
- Menunda taubat

